Jakarta, 14 September 2026 – Chery memperluas langkahnya dari industri otomotif menuju ekosistem robotika dengan membawa sejumlah robot pintar ke pasar Eropa melalui AiMOGA Robotics. Perusahaan memamerkan Intelligent Security Robot dan Robotic Nurse dalam ajang IFA 2026 yang berlangsung di Berlin, Jerman, pada 4–8 September. Penampilan tersebut menjadi debut internasional bagi dua robot yang dikembangkan untuk kebutuhan keamanan dan layanan kesehatan itu. Selain keduanya, AiMOGA turut menghadirkan robot humanoid Mornine dan robot berkaki empat Argos X2. Kehadiran berbagai perangkat tersebut memperlihatkan ambisi Chery mengembangkan teknologi kecerdasan buatan yang tidak hanya digunakan pada kendaraan, tetapi juga dapat bekerja langsung di lingkungan manusia. Langkah menuju Eropa sekaligus menjadi bagian dari strategi global AiMOGA setelah solusi robotiknya lebih dahulu digunakan di berbagai negara dan sektor.
Intelligent Security Robot dikembangkan untuk menjalankan berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan pengawasan dan pelayanan di ruang publik. Robot tersebut telah digunakan di lebih dari 30 kota di China untuk melakukan patroli keamanan sekaligus memberikan panduan kepada pengunjung. Pengalaman operasional tersebut menjadi modal penting sebelum teknologi diperkenalkan kepada calon pengguna di pasar internasional. Robot keamanan dapat diarahkan untuk beroperasi di kawasan komersial, pusat transportasi, lingkungan industri, maupun area publik yang membutuhkan pemantauan rutin. Penggunaan teknologi memungkinkan sebagian pekerjaan berulang dilakukan secara otomatis sekaligus membantu petugas manusia memperoleh informasi dari lapangan. AiMOGA mengembangkan robot berdasarkan skenario penggunaan nyata sehingga pengoperasian sehari-hari dapat menjadi dasar untuk melakukan penyempurnaan teknologi berikutnya.
Sementara itu, Robotic Nurse diarahkan untuk membantu aktivitas pelayanan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Robot tersebut dirancang untuk memberikan panduan kepada pasien, menjawab sejumlah pertanyaan, membantu konsultasi dasar, dan mendukung berbagai layanan di dalam fasilitas kesehatan. Kehadirannya bukan ditujukan untuk menggantikan dokter maupun tenaga keperawatan dalam tindakan medis yang membutuhkan kompetensi profesional. Teknologi lebih diarahkan untuk menangani pekerjaan pendukung sehingga tenaga kesehatan dapat memusatkan perhatian pada kebutuhan pasien yang memerlukan penanganan langsung. AiMOGA menyebut robot tersebut telah menarik perhatian calon mitra dari Eropa, memperlihatkan adanya peluang penerapan teknologi robotika pada sektor kesehatan. Tahap berikutnya akan sangat bergantung pada kebutuhan fasilitas kesehatan, standar keselamatan, dan regulasi yang berlaku di masing-masing negara.
Masuknya dua robot tersebut ke pameran teknologi Eropa memiliki arti penting karena kawasan itu menerapkan standar yang ketat terhadap perangkat berbasis kecerdasan buatan dan robotika. AiMOGA sebelumnya juga telah mengembangkan robot humanoid yang mendapatkan sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak Uni Eropa. Kemampuan memenuhi standar tersebut menjadi modal untuk memperluas penggunaan teknologi di pasar internasional. Namun, komersialisasi robot untuk lingkungan rumah sakit maupun keamanan memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan sekadar menampilkan teknologi dalam pameran. Perusahaan harus membuktikan tingkat keandalan, keamanan, kemampuan navigasi, perlindungan data, serta konsistensi operasional dalam kondisi nyata. Faktor-faktor tersebut akan menentukan seberapa cepat robot dapat diterima untuk penggunaan sehari-hari.
Chery menggunakan pengalaman panjangnya dalam teknologi kendaraan sebagai salah satu fondasi untuk mengembangkan ekosistem robotika. Sejumlah teknologi seperti kecerdasan buatan, persepsi lingkungan, sistem navigasi, baterai, konektivitas, dan kemampuan komputasi memiliki relevansi baik untuk kendaraan pintar maupun robot. Pengembangan tersebut kemudian diperluas melalui AiMOGA dengan konsep yang menempatkan mesin sebagai perangkat yang dapat memahami lingkungan dan berinteraksi dengan manusia. Strategi ini menunjukkan bagaimana produsen otomotif mulai melihat robotika sebagai bidang pertumbuhan baru di luar bisnis kendaraan. Integrasi teknologi juga memungkinkan hasil penelitian pada satu bidang digunakan untuk mempercepat pengembangan bidang lainnya. Chery sebelumnya telah menyatakan arah jangka panjangnya menuju ekosistem yang menggabungkan otomotif dan robot.
Robot humanoid Mornine menjadi bagian lain yang ditampilkan di Berlin dan bahkan berpartisipasi dalam program resmi “Robots on the Runway” IFA 2026. Robot tersebut dikembangkan untuk melakukan interaksi dengan manusia serta mendukung berbagai aktivitas pelayanan. Kemampuan komunikasi menjadi salah satu bagian penting karena robot layanan harus dapat memahami instruksi sekaligus memberikan respons yang mudah dipahami pengguna. AiMOGA mengintegrasikan teknologi persepsi lingkungan, navigasi, dan interaksi multimodal untuk membuat robot dapat bekerja pada skenario dunia nyata. Selain Mornine, Argos X2 dengan bentuk berkaki empat melengkapi portofolio yang dipamerkan. Perbedaan bentuk tersebut memungkinkan masing-masing perangkat dikembangkan untuk karakter pekerjaan dan lingkungan operasional yang berbeda.
Ekspansi AiMOGA berlangsung cukup cepat sejak perusahaan mulai mendorong komersialisasi robotnya secara global. Hingga pertengahan 2026, teknologi dan layanan AiMOGA telah menjangkau puluhan negara dengan lebih dari 100 skenario penggunaan. Perkembangan berikutnya membawa jangkauan perusahaan melampaui 60 negara dan wilayah. Jumlah robot yang telah dikirim secara global juga menembus lebih dari 3.000 unit, dengan sebagian besar ekspansi internasional berkembang setelah langkah awal perusahaan di Asia. Robot AiMOGA telah diperkenalkan atau digunakan di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah sebelum memperkuat eksposur di Eropa. Skala tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan robot Chery mulai bergerak dari demonstrasi teknologi menuju penerapan komersial.
Sektor keamanan menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki peluang besar untuk penerapan robot karena terdapat banyak pekerjaan rutin yang berlangsung dalam waktu panjang. Robot dapat digunakan untuk melakukan patroli pada rute tertentu, mendeteksi kondisi lingkungan, memberikan informasi kepada pengunjung, dan membantu mengirimkan data kepada pusat pengawasan. Dalam praktiknya, perangkat semacam itu lebih berpotensi menjadi alat pendukung petugas daripada pengganti seluruh fungsi manusia. Situasi yang membutuhkan penilaian kompleks, komunikasi sensitif, maupun tindakan penegakan tetap membutuhkan keterlibatan personel terlatih. Keunggulan robot berada pada kemampuan melakukan tugas berulang secara konsisten dan beroperasi di area yang mungkin kurang ideal bagi manusia. Data dari penggunaan aktual kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan navigasi maupun pengenalan lingkungan.
Pendekatan serupa berlaku pada Robotic Nurse karena sektor kesehatan membutuhkan standar keselamatan dan interaksi manusia yang jauh lebih tinggi. Robot dapat membantu mengarahkan pasien menuju ruangan tertentu, memberikan informasi dasar, menjawab pertanyaan umum, atau menjalankan pekerjaan administratif dan logistik sederhana. Penggunaan tersebut berpotensi mengurangi beban pekerjaan berulang yang selama ini dilakukan tenaga rumah sakit. Namun, keputusan medis, diagnosis, pemberian terapi, dan tindakan klinis tetap berada di bawah tanggung jawab tenaga kesehatan profesional. Kemampuan robot memahami bahasa dan situasi juga harus diuji agar informasi yang diberikan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Karena itu, penerapan robot kesehatan kemungkinan berkembang secara bertahap dengan fungsi yang diperluas setelah tingkat keandalannya terbukti.
Ekspansi Chery melalui AiMOGA menunjukkan semakin kaburnya batas antara industri otomotif, kecerdasan buatan, dan robotika. Perusahaan yang sebelumnya identik dengan kendaraan kini menggunakan kemampuan teknologi yang telah dibangun untuk memasuki sektor keamanan, pelayanan publik, kesehatan, dan interaksi manusia dengan mesin. Debut Intelligent Security Robot dan Robotic Nurse di IFA 2026 menjadi langkah penting untuk memperkenalkan kemampuan tersebut kepada calon mitra dan pengguna di Eropa. Pengalaman operasional di China memberikan dasar pengembangan, sementara ekspansi internasional akan menguji kemampuan teknologi beradaptasi terhadap regulasi dan kebutuhan yang berbeda. Dengan lebih dari 3.000 robot telah dikirim secara global dan jangkauan melampaui 60 negara serta wilayah, AiMOGA menunjukkan ambisi untuk memperbesar skala bisnisnya dalam beberapa tahun mendatang. Keberhasilan berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan Chery dan AiMOGA mengubah ketertarikan terhadap robot pintar menjadi penerapan nyata yang aman, bermanfaat, dan dapat beroperasi secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.