Jakarta, 30 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkirakan biaya penanganan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mencapai sekitar Rp380 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai pekerjaan teknis yang diperlukan guna memulihkan kondisi jalan sekaligus memperbaiki infrastruktur pendukung yang terdampak akibat kerusakan tersebut.
Proses perbaikan tidak hanya berfokus pada penutupan bagian jalan yang amblas, tetapi juga mencakup pemeriksaan dan penanganan struktur di bawah permukaan. Petugas melakukan penggalian, evaluasi kondisi tanah, serta pengecekan saluran air yang berada di sekitar lokasi. Langkah tersebut dianggap penting untuk memastikan penyebab utama kerusakan dapat diatasi sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Sejumlah pekerjaan tambahan juga dilakukan selama proses perbaikan berlangsung, termasuk pembongkaran beberapa fasilitas yang berada di sekitar area terdampak agar alat berat dapat bekerja secara optimal. Pemerintah menilai penanganan yang menyeluruh lebih efektif dibandingkan perbaikan sementara karena dapat meningkatkan keamanan dan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.
Akibat pekerjaan yang masih berjalan, arus lalu lintas di sekitar Lenteng Agung mengalami penyesuaian dan kepadatan pada jam-jam tertentu. Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Pengguna jalan juga diimbau memanfaatkan jalur alternatif apabila memungkinkan guna mengurangi kemacetan di sekitar lokasi pekerjaan.
Pemerintah berharap seluruh proses perbaikan dapat diselesaikan sesuai target sehingga jalan kembali aman digunakan oleh masyarakat. Anggaran yang dialokasikan diharapkan mampu mendukung penanganan secara komprehensif dan menghasilkan infrastruktur yang lebih andal. Selain itu, evaluasi terhadap kondisi saluran dan struktur bawah tanah di kawasan tersebut akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kerusakan serupa di masa mendatang.